Status obesitas menurut william et al

Integrasi Indikator Gizi Dalam Susenas. IMT tidak mengukur lemak tubuh secara langsung, tetapi penelitian menunjukkan bahwa IMT berkorelasi dengan pengukuran secara langsung lemak tubuh seperti underwater weighing dan dual energy x-ray absorbtiometry Grummer-Strawn LM et al.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh remaja pada kelompok obesitas memiliki tingkat konsumsi energi, karbohidrat, protein dan lemak yang lebih tinggi daripada kelompok non obesitas. Jenis makanan cepat saji yang sering dikonsumsi adalah pizza, burger, hot dog, french fries, chicken nugget, dan ayam goreng tepung.

Profil lipid darah pada anak obesitas menyerupai profil lipid pada penyakit kardiovaskuler dan anak yang obesitas mempunyai risiko hipertensi lebih besar. Sikap seseorang sangat mempengaruhi tindakan yang akan dilakukan, meskipun demikian sikap yang sudah positif terhadap nilai-nilai kesehatan tidak selalu terwujud dalam suatu tindakan yang nyata.

Psychol Bull.

PERBEDAAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK ANTARA REMAJA OBESITAS

Sejak tahun hingga sekarang, kejadian obesitas meningkat 2 dua kali lipat pada anak usia tahun dan usia tahun, bahkan meningkat tiga 3 kali lipat pada anak usia tahun. Lemak di sekitar pinggang dapat menjadi pertanda adanya lemak internal yang bisa menimbulkan masalah kesehatan serius sehingga dengan menguranginya maka kesehatan juga dapat meningkat.

Biasanya keadaan obesitas ini sudah dimulai sejak masa anak-anak dan berlangsung terus hingga dewasa. Bahkan, hampir 43 juta anak-anak balita mengalami kelebihan berat badan overweight pada Pentingnya upaya promotif dalam menangani obesitas dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan mengenai citra tubuh yang positif.

Goran MI, Sothern M. Achadi, Penilaian status gizi bertujuan untuk: Cara yang lebih efektif untuk menghilangkan kelebihan berat ini adalah dengan mengubah persentase massa tubuh dengan pengaturan kalori, protein dan berolahraga. Biasanya terdapat pada pria. Childhood Obesity. Lemak mempunyai kapasitas penyimpanan yang tidak terbatas.

Hasil uji Mann Whitney didapatkan adanya perbedaan yang bermakna pada pola konsumsi makanan cepat saji antara kelompok remaja obesitas dengan non obesitas.

Pada anak laki penis tampak kecil karena terkubur dalam jaringan lemak. Aktivitas fisik menyebabkan terjadinya proses pembakaran energi sehingga semakin remaja beraktivitas semakin banyak energi yang terpakai. Secara umum antropometri artinya ukuran tubuh manusia.

Faktor Asupan Nutrisi Obesitas merupakan dampak dari kelebihan asupan nutrisi dibandingkan kebutuhan normal tubuh sehingga disimpan dalam bentuk lemak. Jika keadaan ini terjadi terus menerus akan mengakibatkan penimbunan lemak di dalam tubuh sehingga berisiko mengalami kegemukan.

Mc Graw Hill Companies; Persoalan akan muncul jika makanan yang dikonsumsi melebihi kebutuhan. Kegemukan, Obesitas dan Penyakit Degeneratif: DXA adalah metode yang paling akurat, tetapi tidak praktis untuk dilapangan. Churchill Livingstone, ; — Faktor-faktor yang menyebabkan obesitas Sumber: Predictors of weight gain in the Pound of Prevention study.

Setiap harinya, seorang remaja membutuhkan g protein yang bersumber dari makanan seperti daging, ayam, telur, susu dan produknya, kacang, tahu dan kedelai.maupun genetik berperan dalam terjadinya obesitas (Mahan et al., ).

Faktor lingkungan antara lain pengaruh psikologi dan budaya. Dahulu status sosial dan ekonomi juga dikaitkan dengan obesitas.

Individu yang berasal dari keluarga sosial ekonomi rendah biasanya mengalami malnutrisi. Sebaliknya, individu dari keluarga dengan status sosial ekonomi lebih tinggi biasanya menderita obesitas.

Peningkatan prevalensi obesitas sentral berdampak pada munculnya berbagai penyakit degeneratif seperti aterosklerosis (Lee et al., ), penyakit kardiovaskuler (Wildman et al., ), diabetes tipe 2 (Wang et al., ), batu empedu (Tsai et al., ), gangguan fungsi pulmonal (Chen et al., ), hipertensi dan dislipidemia.

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan. 3 berkurangnya aktivitas fisik. et al., Lu. et al.). () (Williams mengemukakan bahwa aktivitas fisik yang kurang berdampak penurunan.

Hasil ini senada dengan penelitian Whitaker et al. dimana jika salah satu orang tua obesitas, maka risiko anak-anak menjadi obesitas pada saat dewasa menjadi tiga kali lipat, tetapi jika kedua orang tua mengalami obesitas, maka risiko anak menjadi obesitas meningkat lebih dari 10 kali Obesitas merupakan gangguan metabolic komplek yang disebabkan banyak factor termasuk genetic dan factor lingkungan, dimana kejadian obesitas merupakan kombinasi dari kedua factor tersebut (James, et al,; dalam Oetomo, ;5).

Menurut Klein et al. (), berdasarkan patogenesisnya obesitas dibagi menjadi obesitas metabolik dan obesitas regulatorik. Obesitas metabolik yaitu obesitas yang disebabkan adanya gangguan metabolisme lemak dan karbohidrat.

Status obesitas menurut william et al
Rated 4/5 based on 80 review